Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus mendorong percepatan investasi melalui penguatan sektor hilirisasi yang dinilai memiliki potensi besar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jeneponto, Dr. Hj. Meriyani., M.Si., mengungkapkan bahwa Jeneponto memiliki kekayaan sumber daya di sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta energi terbarukan yang sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut melalui hilirisasi.
“Jika potensi ini dikelola secara tepat, maka bisa memberikan nilai tambah yang besar bagi perekonomian daerah serta membuka peluang kerja bagi masyarakat,” jelas Meriyani dalam rapat tim penyusun Investment Project Ready to Offer (IPRO), Rabu (16/4/2025).
Rapat tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun dokumen IPRO yang bertujuan memetakan peluang investasi konkret dan siap ditawarkan kepada investor.
Kabid Promosi Penanaman Modal, Ibrah, menegaskan pihaknya akan mendorong percepatan penyusunan IPRO agar potensi-potensi unggulan bisa segera dipromosikan secara luas.
“IPRO akan menjadi panduan strategis dalam menarik minat investor, khususnya pada proyek yang sudah layak secara teknis dan ekonomis,” ujarnya.
Dengan tersusunnya IPRO, Pemkab Jeneponto optimistis dapat memperluas jaringan investasi dan memperkuat posisi daerah sebagai kawasan yang ramah investasi.
Langkah ini sejalan dengan komitmen daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berkelanjutan


