Kopi Arabika Rumbia ditanam di Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia, pada ketinggian 1.000–1.400 mdpl, tepatnya di kaki Gunung Lompo Battang. Kondisi geografis ini menghasilkan biji kopi dengan rasa yang seimbang antara keasaman dan kekentalan, serta aroma yang khas. Petani setempat menerapkan pertanian berkelanjutan dengan menggunakan pupuk organik dan menanam tanaman naungan seperti pisang, alpukat, dan cokelat untuk menjaga kualitas tanaman kopi .
Kampoeng Kopi Rumbia merupakan desa wisata yang telah dikembangkan sejak 2017. Destinasi ini menawarkan pengalaman langsung dalam menanam, memanen, dan mengolah kopi, serta menikmati suasana pegunungan yang sejuk. Pengunjung dapat menginap di homestay warga setempat dan menikmati panorama alam yang asri
