Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menawarkan berbagai peluang investasi yang menjanjikan di sektor-sektor unggulan seperti energi terbarukan, pertanian, maritim, dan pariwisata. Berikut adalah beberapa sektor utama yang dapat menjadi fokus investasi di daerah ini:
⚡ Energi Terbarukan
- PLTB Tolo I: Sudah beroperasi dengan kapasitas 72 MW dan menjadi bagian dari sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan. Bisnis.com+1Ekbis Sindonews+1
- PLTB Tolo II: Sedang dalam tahap pengembangan dengan kapasitas yang direncanakan mencapai 72 MW. Bisnis.com+1Antara News+1
- PLTS Bangkala: Direncanakan dengan kapasitas 12–20 MW di lahan seluas 20 hektare. Antara News
🌾 Pertanian dan Perkebunan
- Kopi Arabika Rumbia: Ditanam di ketinggian 1.000–1.400 mdpl, menghasilkan biji kopi dengan cita rasa khas.
- Tanaman Hortikultura dan Palawija: Potensi besar di sektor pertanian dengan berbagai komoditas unggulan.
🐟 Sektor Maritim dan Perikanan
- Budidaya Rumput Laut: Pantai Jeneponto yang luas mendukung kegiatan budidaya rumput laut.Jene Pontoka B.go.id
- Industri Pengolahan Hasil Laut: Peluang untuk investasi di industri pengolahan hasil laut dan produk olahan lainnya.
🏞️ Pariwisata dan Ekowisata
- Kampoeng Kopi Rumbia: Desa wisata yang menawarkan pengalaman langsung dalam menanam, memanen, dan mengolah kopi.
- Wisata Alam dan Budaya: Potensi besar untuk pengembangan destinasi wisata alam dan budaya yang menarik.
🏗️ Infrastruktur dan Industri
- Kawasan Industri: Tersedia lahan untuk pengembangan kawasan industri yang mendukung berbagai sektor.
- Industri Pengolahan dan Hilirisasi: Peluang investasi di sektor industri pengolahan dan hilirisasi produk lokal.
📊 Dukungan Pemerintah
- Pemerintah Kabupaten Jeneponto telah menyusun Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) untuk memetakan potensi investasi secara terencana. Jene Pontoka B.go.id+1Jene Pontoka B.go.id+1
- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jeneponto aktif mempromosikan potensi investasi melalui berbagai strategi, termasuk kolaborasi dengan pihak swasta dan lembaga terkait. ANTARA News Makassar


